Perawatan motor berkarburator dengan motor injeksi enggak berbeda jauh. Contoh mengganti atau membersihkan filter udara, ganti oli, cek kondisi rantai hingga CVT. Yang membedakan pada perawatan sistem pengabutan bahan bakarnya.

Untuk motor injeksi, memang bagian ini disebut minim perawatan. Perawatan rutin hanya dilakukan pada periode tertentu, misalnya setelah 1 tahun atau setelah menempuh jarak tertentu.

Perawatan paling mudah tanpa harus membongkar mesin dan bisa dilakukan sendiri dengan menambahkan cairan pembersih ke tangki bahan bakar seperti Yamalube Carbon Cleaner. Cairan ini membantu menjaga kebersihan injector dan ruang bakar dari kotoran yang bikin performa motor turun. Disarankan pakai tiap 3.000 km.

Lalu tahap berikutnya membersihkan throttle body menggunakan injector cleaner atau carburetor cleaner. Di sini kotoran yang menempel akan langsung luntur. “Pembersihan throttle body umumnya sudah termasuk dalam paket servis ringan,” kata Paolo Irfansyah, dari VJ Racing Speed. Servis ini dilakukan setiap 2.000 km.

Tahap injector cleaning setiap 5.000 km. Di sini fokus pada pembersihan injector saja, biaya yang dikenakan juga di luar biaya servis ringan. “Modelnya mirip pembersihan yang dipakai bengkel resmi Yamaha yang pakai cairan fuel injector cleaner yang langsung diinjeksikan ke pipa injector dalam kondisi mesin hidup,” terang pria yang pindah alamat ke Jl. H. Hasan No. 71a, Kel. Baru, Ps. Rebo, Jaktim ini.

Nah yang terakhir, ultrasonic cleaning. Prosesnya injector akan dilepas dan diukur flow rate yang mampu dihasilkan. Lalu dibersihkan dengan ultrasonic baru kemudian dites kembali flow rate-nya. “Injector yang kotor, flow rate-nya lebih rendah daripada injector standar, setelah dibersihkan maka flowrate-nya akan kembali normal,” yakin Ivan. Ultrasonic cleaning diperlukan setiap 10.000 km.

1. Pakai carbon cleaner paling gampang, tinggal tuang satu botol untuk 5 liter bahan bakar

2. Servis ringan umumnya sudah termasuk pembersihan throttle body dan intake manifold

3. Cairan injector cleaner dimasukkan langsung ke pipa injector dengan kondisi mesin hidup

4. Flow rate akan diukur untuk mengetahui kondisi injector sebelum dan sesudah dibersihkan pakai ultrasonic cleaning.

Sumber : motor.otomotifnet.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s