Akan sangat menyebalkan jika motor kesayangan kita saat dijalanan sering mengalami motor cepat panas atau yang kita kenal sebagai overheating. Efek samping dari kendaraan yang cepat panas adalah mesin akan mati dan hanya bisa hidup kembali apabila kita sudah mendinginkan mesin, ini tidak baik jika kita sedang dalam perjalanan yang jauh. Cara untuk membuat mesin motor agar tidak mudah overheat sebenarnya mudah. Ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti.

Tips agar mesin motor tidak cepat panas atau overheat

Untuk membuat mesin motor tidak cepat panas, hal pertama yang wajib dilakukan adalah mengganti oli mesin secara teratur. Selain berfungsi sebagai pelumas, oli juga mendinginkan komponen dalam mesin motor saat bergesekan satu sama lain. Pastikan juga jalan distribusi oli dalam motor berjalan dengan baik.

Selain oli, pastikan juga kondisi piston tidak dalam keadaan yang terlalu rapat. Piston yang terlampau rapat akan membuat seher dan piston mudah macet dan menyebabkan panas. Hal ini juga akan membuat blok mesin jadi lebih cepat rusak.

Periksa kondisi kebersihan sirip dan kepala silinder. Kalau sirip dan kepala silinder tertutup kotoran atau debu maka proses pelepasan panas mesin akan terhambat. Alhasil, mesin motor akan overheat.

Selain itu ada cara lain yang bisa anda coba, yakni :
1. Gantilah Oli Mesin Secara Teratur
Oli berfungsi untuk melumasi komponen-komponen mesin, oli juga dapat mendinginkan komponen dalam mesin saat terjadi pergesekan satu dengan lainnya. Jadi gantilah oli dengan teratur sesuai dengan ketentuan.

2. Gunakan oli yang tepat
Gunakan oli yang memang sesuai dengan spesifikasi dan gaya berkendaraan anda. Beberapa sumber mangatakan bahwa dengan oli berviskositas 10w40 relatif lebih cepat melepas panas jika dibanding dengan oli dengan SAE 20w50.

3. Cek distribusi oli
Oli berfungsi untuk melumasi elemen eleman yang ada di dalam mesin, pastikan oli motor anda dapat terdistribusikan secara baik.

4. Pastikan Posisi Piston Tidak Terlalu Rapat
Posisi piston (berada di liner silinder) yang terlalu rapat akan mengakibatkan seher dan piston tidak bisa begerak leluasa alias macet. Tidak hanya akan membuat mesin motor anda cepat panas tapi juga akan merusak piston atau blok mesin.

5. Ganti cairan coolant secara teratur
Bila sepeda motor menggunakan sistem pendinginan dengan cairan, maka gantilah cairan coolant secara teratur. Minimal satu tahun sekali.

6. Rutin Membersihkan Radiator
Bila motor Anda merupakan motor yang menggunakan sistem pendinginan udara, maka rajin-rajinlah membersihkan radiator.

7. Pastikan Sirip dan Kepala Silinder Bersih
Pastikan tidak ada kotoran yang menempel pada sirip silinder dan kepala silinder yang dapat menghambat proses pelepasan panas mesin.

8. Tambah Radiator Dengan Kipas
Bila usia motor telah mencapai lima tahun lebih, maka ada baiknya menambahi radiator dengan kipas. Penempatannya bisa di depan atau di belakang radiator.

9. Gunakan Busi Bertipe Dingin
Banyak sekali merek Busi dipasaran yang bertipe dingin. Atau biasa disebut juga busi racing. Harga bervariasi, biasa dibandrol diatas Rp.50ribu.

10. Buka leg-shield (pelindung kaki)
Jika motor anda memiliki leg-shield (pelindung kaki) seperti di Satri FU maka sebaiknya di lepas. Dengan membuka leg-shield, disinyalir akan melancarkan aliran udara di mesin. Sehingga mesin lebih gampang melepas panas.

Sumber : wowaja.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s